Awal Mula Lahirnya Komunitas Sunni - Master SEO Indonesia

Master, Pakar Dan Ahli SEO Indonesia

Lapax Theme

Breaking

Bikin Web Dengan Sangat Mudah

hosting terbaik Hosting Unlimited Indonesia

Post Top Ad

hosting indonesia

Thursday, 7 September 2017

Awal Mula Lahirnya Komunitas Sunni

Awal Mula Lahirnya Komunitas Sunni


AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH (ASWAJA)
penjelasan mengenai aswaja


Rosulullah Saw. Bersabda:


وَالَّذِىْ نَفْسِ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لِتَفْتَرِقُ اُمَّتِى عَلَى ثَلَاثٍ وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةٍ فَوَاحِدَةٌ فِى الْجَنَّةِ وَثِنْتَانِ وَسَبْعُوْنَ فِى النَّارِ قِيْلَ: مَنْ هُمْ يَا رَسُوْ لَ اللهِ؟ قَالَ: اَهْلٌ السُّنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ.

“Demi Tuhan yang memegang jiwa Muhammad di tangan-Nya, akan berfirqah ummatku sebanyak 73 firqah, yang satu masuk surga dan yang 72 yang lain masuk neraka. “bertanya para sahabat; “Siapakah firqah yang tidak masuk neraka itu yan Rasulullah?” Nabi menjawab; “Ahlussunnah Wal jama’ah” (HR. Thabrani).


            Atas dasar hadits diatas, muncul istilah Ahlussunnah Wal jama’ah, disingkat menjadi “Aswaja”. Karena satu golongan yang dijamin masuk surge oleh Nabi, maka sangat wajar kalua setiap orang atau golongan mengklaim diri dan kelompoknya bahwa mereka termasuk golongan Ahlussunnah Wal jama’ah. Masalahnya sekarang siapa yang dimaksud dengan 72 golongan dan siapa pula Ahlussunnah Wal jama’ah (aswaja) itu? Dalam kitab “Bughyatul Mustarsyidin” dijelaskan bahwa 72 golongan itu ialah:

1.      Kaum syiah, kaum yang terlalu melebihkan dan memuja Sayyidina Ali Kw. Mereka tidak mengakui khalifah Abu Bakar, Umar dan Ustman RA. Kelompok syiah ini pecah menjadi 22 golongan.

2.      Khawarij, yaitu kaum yang sangat benci kepada Sayyidina Ali Kw. Bahkan ada yang mengkafirkannya. Golongan ini beranggapan bahwa orang yang berbuat dosa besar adalah kafir. Kaum Khawarij ini pecah menjadi 20 aliran.

3.      Kaum Mu’tazilah, yaitu golongan yang berpaham bahwa Allah tidak memiliki sifat, manusia ditentukan dengan pekerjaannya sendiri, Tuhan tidak bisa dilihat dengan mata kepala di surga orang yang melakukan dosa besar diletakkan diantara dua tempat (manzilatain), tidak di sorga dan neraka. Isra Mi’raj terjadi hanya ruh saja. Kaum Mu’tazilah pecah menjadi 20 golongan.

4.      Kaum Murji’ah (dengan huruf hamzah), golongan yang berpendapat bahwa orang yang berbuat maksiat (durhaka) tidak dapat memberi manfaat kalua sudah beriman. Sebaliknya kebajikan tidak akan memberi manfaat kalua dirinya kafir. Kelompok ini pecah menjadi 5 golongan.

5.      Kaum Najariyah, yaitu golongan yang memfatwakan bahwa perbuatan manusia adalah makhluk. Tuhan tidak mempunyai sifat. Kaum ini pecah menjadi 3 aliran.

6.      Kaum Jabariyah, yaitu kaum yang memfatwakan bahwa manusia majbur, artinya berdaya sedikit pun. Kasab dan ikhtiar manusia tidak ada. Golongan ini tidak ada perpecahan, hanya 1 aliran.

7.      Kaum Musyabbihah, yaitu golongan yang beranggapan bahwa Tuhan serupa dengan manusia, missal Allah mempunyai tangan seperti manusia, duduk di kursi dan sebagainya. Golongan ini hanya satu aliran saja.



Dari tujuh golongan diatas dengan perpecahan yang ada didalamnya semua dapat dijumlah menjadi 72 golongan, persis seperti yang diungkap Rosulullah Saw dalam hadits terdahulu. Dan ditambah satu yakni Ahlussunnah Wal-Jama’ah. Dengan demikian sempurnalah bilangan 73 umat Nabi Muhammad yang terpecah belah tersebut. Yang terakhir inilah yang dijamin masuk sorga oleh Rasulullah Saw. Selanjutnya muncul pertanyaan, siapa sekarang yang digolongkan Ahlussunnah al-Jama’ah itu. Menjawab pertanyaan ini Rasulullah Saw bersabda:


اِنَّ بَنِى اِسْرَائِىلَ اِقْتَرَقْتَ عَلَى اِثْنَيْنِ وَسَبْعِيْنَ مِلَّةَ وَسَتَفْتَرِقُ اُمَّتِيْ عَلَى ثَلَاثَ وَسَبْعِيْنَ مِلَّةً  كُلَّهَا فِى النَّارِ اِلَّا مِلَّةً وَحِدَةً, قَالٌوْا مَنْ هِيَ يَارَسٌوْلَ الله؟ قال: مَنْ كَانَ عَلَى مِثْلِ مَا اَنَا عَلَيْهِ وَاَصْحَابِى (سنن الترمذى).

“Sesungguhnya Bani Israil pecah menjadi 72 aliran, dan umatku akan berpecah menjadi 73 aliran. Semuanya masuk neraka kecuali satu aliran.” Para sahabat bertanya, “Siapakah satu itu ya Rasulullah?” Beliau menjawab: “golongan yang satu itu ialah orang-orang yang berpegangan pada semua perbuatan yang telah aku lakukan, serta perbuatan yang dikerjakan oleh para sahabatku. “HR. Turmudzi Baihaqi).


            Menurut hadits ini Ahlussunnah Wal jama’ah (Aswaja) adalah golongan orang yang berpegang teguh kepada perbuatan Nabi dan berpegang teguh kepada perbuatan para sahabatnya. KH. Ahmad Shiddiq mengatakan; pada hakikatnya Ahlussunnah Wal jama’ah adalah ajaran Islam yang murni sebagaimana yang diajarkan dan diamalkan oleh Rasulullah Saw bersama para sahabatnya. Kelompok Ahlussunnah Wal jama’ah sering juga disebut Sunni, kaumnya disebut Sunniyun, atau kaum Asy’ariyah, dikaitkan dengan “pendiri” nya bernama Imam Abu Hasan Ali al-Asy’ari. Golongan ini muncul pada abad 3 Hijriyah,


            Kemudian kalau Ahlussunnah Wal-jama’ah dirinci menurut Bahasa dengan makna kata perkata adalah, Ahlussunnah Wal jama’ah terdiri dari; Ahl berarti keluarga, golongan atau pengikut. Al-sunnah; yaitu segala sesuatu yang telah diajarkan oleh Rasulullah Saw. Sedangkan kata al-jama’ah berarti sesuatu yang disepakati oleh Rasulullah dan para sahabat beliau pada masa Khulafaur-Rasyidin (Abu Bakar As Shiddiq Ra, Umar bin Khattab Ra, Utsman bin Affan Ra, dan Ali bin Abi Thalib Kw).


            Ahlussunnah Wal jama’ah merupakan akumulasi pemikiran keagamaan dalam berbagai bidang yang dihasilkan oleh para ulama untuk menjawab persoalan yang muncul pada zaman tertentu yang dipahami dari berbagai statement fi’lliyah, qauliyah dan restu  Rasulullah Saw. Baik tersirat maupun tersurat serta peraktek para sahabat Nabi Saw. Karenanya, proses terbentuknya Ahlussunnah Wal jama’ah sebagai suatu paham (setelah kurun ketiga) memerlukan jangka waktu. Seperti diketahui, pemikiran keagamaan dalam berbagai bidang, ilmu tauhid, fiqh, dan tasawuff terbentuk tidak dalam satu masa, tetapi muncul bertahap dalam waktu yang berbeda.

1.     Ahlun mengandung beberapa makna. Diantaranya bermakna keluarga, kerabat dan penduduk, pemeluk aliran atau pengikut suatu madzhab.

2.      Al-Sunnah
a.       As-Sunnah adalah wahyu Allah (bukan Al-Qur’an). Atau surat perkara yang dibawa oleh Rasulullah Saw selain Al-Qur’an.
b.      As-Sunnah berarti perkara yang diperbuat oleh Nabi Saw yang diucapkan dan ditetapkannya. Ini mengandung semua apa yang dibawa oleh Nabi secara umum.
c.       As-Sunnah ialah setiap perintah yang bukan wajib apabila dilaksanakan akan mendapat pahala dan apabila tidak dikerjakan tidak mendapat apa-apa. Dan ini juga disebut mandub.

3.      Al-Jama’ah
a.       Al-Jama’ah adalah orang atau kelompok yang berpegang pada sunnahku, dan Sunnah sahabat-sahabatku.
b.      Al-Jama’ah ialah kumpulan terbesar (as-sawadu al-a’zam).
“Sesungguhnya Allah sama sekali tidak akan menghimpun umat Nabi Muhammad Saw di atas kesesatan. Oleh karena itu apabila kalian melihat perselisihan (diantara ‘ulama), maka hendaknya kalian berada pada kelompok assawadu al’azam (kelompok terbesar | Ahlussunnah Wal-Jama’ah).” (HR. Abu Nuaim dari Muhammad bin Qasim al-Thusi)



            Menurut pengertian Istilah yang dimaksud dengan Ahlussunnah Wal-jama’ah (aswaja) ialah orang-orang yang selalu berpedoman pada Sunnah Nabi Muhammad Saw dan amal perbuatan para sahabatnya dalam masalah akidah keagamaan, amal-amal lahiriyah serta akhlak hati.


            Ahlussunnah Wal-jama’ah bukanlah sesuatu paham yang baru bangkit sebagai reaksi dari munculnya beberapa aliran yang menyimpang dari ajaran Rasulullah Saw yang murni, (seperti; Syiah, Khawarij, Mu’tazilah dan sebagainya). Ahlussunnah Wal-jama’ah sudah ada sebelum ada ajaran-ajaran yang menyimpang tersebut muncul. Aliran-aliran itulah yang merupakan gangguna terhadap kemurnian Ahlussunnah Wal-jama’ah. Setelah gangguna itu membadai dan berkecamuk, dirasakan perlunya predikat Ahlussunnah Wal-jama’ah, dipopulerkan oleh kaum muslimin yang tetap setia menegakkan Ahlussunnah Wal-jama’ah, mempertahankannya dari segala macam gangguan yang ditimbulkan oleh aliran-aliran yang mengganggu itu. Mengajak seluruh pemeluk Islam untuk kebali kepada As-sunnah Wal-jama’ah.


Post Bottom Ad

Hosting Unlimited Indonesia