Peran KH. R. As’ad Syamsul Arifin Pada NU - Master SEO Indonesia

Master, Pakar Dan Ahli SEO Indonesia

Lapax Theme

Breaking

Bikin Web Dengan Sangat Mudah

hosting terbaik Hosting Unlimited Indonesia

Post Top Ad

hosting indonesia

Friday, 22 September 2017

Peran KH. R. As’ad Syamsul Arifin Pada NU

Peran KH. R. As’ad Syamsul Arifin Pada NU


            Berdirinya NU tidak hanya berkat peran Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ary, KH. Wahab Hasbullah, dan KH. M. Bisyri Syansuri. Ada banyak tokoh dibalik berdirinya NU. Salah satunya adalah Syaikhana Khalil Bangkalan Madura, Guru Hadratus Syaik KH. Hasyim Asy’ary.


            Syaikhana Khalil inilah yang memberikan restu berdirinya NU lewat tongkat dan ayat al-Qur’an surat Thaha. Kedua isyarat ini disampaikan oleh muridnya KH. R. As’ad Syamsul Arifin, pendiri Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukerojo Situbondo.


            KH. R. As’ad Syamsul Arifin, disuruh Syaikhana Khalil menemui Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ary dengan tongkat dan ayat Thoha ketika beliau masih nyantri dengan Syaikhana Khalil Bangkalan Madura. Fungsi Kiai As’ad sebagai perantara inilah yang membuatnya mantap memilih NU sebagai medan perjuangannya.


“Apakah itu yang ada ditangan kananmu, hai musa? Musa berkata: ini adalah tongkatku, aku berpegangan padanya dan aku pukul (daun) dengannya untuk kambingku serta bagiku ada keperluan yang lain. Allah berkata : lemparkan hai Musa ! lalu tongkat itu dilemparkan, maka tiba-tiba menjadi seekor ular yang merayap dengan cepat. Allah berkata: ‘peganglah ia jangan takut’. Kami akan mengembalikan kepada keadaan semula. Dan kempitlah tangannmu ke ketiakmu, niscaya ia keluar menjadi putih cemerlang tanpa cacat; sebagai mukjizat yang lain (pula) untuk kami perhatikan kepada sebagian dari tanda-tanda kekuasaan kami yang sangat besar”


            Ketika KH. R. As’ad Syamsul Arifin memberikan tongkat dan ayat Thaha ini, Kiyai Hasyim menangis lalu berkata “Saya berhasil mau membentuk jam’iyah ulama’. Yang dimaksud Hadratus Syaikh Kh. Hasyim Asy’ary adalah jam’iyah Nahdlatul ‘Ulama.

            Karena fungsinya sebagai perantara inilah KH. R. As’ad Syamsul Arifin menjadi bagian penting dari sejarah NU. KH. R. As’ad Syamsul Arifin dalam perjalanan sejarah NU menjadi salah satu tokoh penting dibalik kebesaran NU, terutama di Jawa Timur, khususnya di daerah Situbondo dan sekitarnya. Pengaruhnya yang besar dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk membesarkan NU. Pondoknya Salafiyah Syafi;iyah berkembang pesat sebagai sumber lahirnya Ulama.



            Sekian share dari saya mengenai Peran Penting Seorang Ulama KH. R. As’ad Syamsul Arifin pada Jam’yah Nahdlatul Ulama. Semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment

Dilarang menaruh link aktif, berikan komentar dengan baik dan bijak agar saya tidak segan-segan mengunjungi situs anda, salam blogger INDONESIA

Post Bottom Ad

Hosting Unlimited Indonesia