Renungan Motivasi Pembangkit Keluh Kesah Dalam Hidup - Master SEO Indonesia

Master, Pakar Dan Ahli SEO Indonesia

Lapax Theme

Breaking

Bikin Web Dengan Sangat Mudah

hosting terbaik Hosting Unlimited Indonesia

Post Top Ad

hosting indonesia

Saturday, 2 September 2017

Renungan Motivasi Pembangkit Keluh Kesah Dalam Hidup

       Renungan Motivasi Pembangkit Keluh Kesah Dalam Hidup


Renungan ialah kondisi dimana kita meratapi apa yang sedang kita pikirkan, entah itu berupa kesedihan atau kebahagiaan, namun jika dengan istilah merenung, lebih identic menuju dalam kesedihan dan penyesalan karena kesedihan yang disebabkan keluputan atau kesalahan pribadi sehingga timbullah suatu penyesalan.


Sedangkan motivasi diri ialah suatu sikap untuk memberi semangat pada diri kita sendiri karena sebuah permasalahan yang sedang kita jalani dan hadapi. Kedua istilah ini pasti akan menempel jika seseorang sedang mengalami seuatu permasalahan, entah  yang bersifat pribadi ataupun umum. Jadi ketika anda sedang mengalami atau menemukan permasalahan hidup anda harus bisa merenungi permasalahan anda apakah sumber permasalahan berasal dari diri anda atau memang karena faktor lain. Untuk  bisa memahami itu, simaklah penjelasan ini, Baca dengan baik dan resapi bacaan ini dengan penuh kesadaran.


Dalam kehidupan yang serba modern seperti sekarang ini, teramat banyak orang yang sudah tidak mengenal siapakah jati diri mereka sendiri, dari mulai remaja sampai orang tua sekalipun, mereka terlalu larut dalam kondisi, terlalu memasrahkan jati dirinya untuk selalu ikut dengan orang lain, mengikuti perkembangan teknologi, perkembangan zaman yang semakin menggila, sehingga lupa akan siapa diri mereka sendiri. Seharusnya kita sebagai  generasi penerus bangsa, kita harus bisa mengingat kembali apa pesan-pesan dan tujuan-tujuan para pahlawan kita untuk kita. Misalkan seperti pahlawan kita bapak Soekarno hatta, dia menitipkan pesan kepada kita agar selalu senantiasa menjaga kerukunan bangsa ini, kesatuan persaudaraan walaupun berbeda agama. Pesan para pejuang agama seperti pesan walisongo Sunan Gunung Djati Cirebon, beliau menitip pesan agar kita senantiasa menjaga musholla dan fakir miskin, bukan sekedar kata, didalam pesan tersebut mengandung makna yang sangat luas, seperti yang kita lihat dizaman sekarang ini, banyak orang yang mengabaikan pesan sesepuh ulama ini, banyak masjid-masjid namun tidak banyak yang mengisinya. Seperti kehidupan sekarang, banyak manusia lahir namun sedikit yang bisa menjadi dirinya sendiri.


Lamban berjalannya waktu, tanpa disadari Rosulullah menitipkan pesan kepada kita agar senantiasa menikah bagi laki-laki dengan wanita yang bisa memberikan banyak turunan, yang menjadi pertanyaan, Untuk apa banyak keturunan? Jawaban yang tepatnya adalah agar umat Islam bisa berkembang menyebar luas dengan para generasi penerus yaitu turunan kita. Semakin banyak orang yang Ta’at kepada Allah SWT. Namun yang terjadi apa? Semakin banyak keturunan zaman sekarang, yang ada malah remaja yang buta jalan akan kebenaran, semakin maraknya anak jalanan, gila-gilaan di social media, tanpa sadar sebenarnya mereka telah ada pada zaman yang salah. Mana bukti cinta kita kepada Rasulullah SAW? Mana pengabdian kita kepada negara ini? Mana sikap yang baik untuk membahagiakan keluarga terutama orang tua kita? Jika faktanya kita tidak pernah mau maju untuk meneruskan perjuangan para pahlawan-pahlawan kita.


Oleh karena itu, mulailah anda berfikir sedikit demi sedikit, untuk membuka pintu hati anda kembali kepada tujuan awal anda, untuk apa anda hidup jika bukan untuk mencari Ridho Allah, membahagiakan orang-orang yang anda sayang. Seberapa besar pangkat kerjamu, seberapa tinggi tittle pendidikanmu, ingat, semua itu diperuntukkan untuk menjadikan diri anda lebih baik, bukan untuk menjadikan diri anda semakin tertutup dalam berfikir secara sehat untuk masa depan. dan andapun bisa membantu mengembangkan gagasan-gagasan para pahlawan dengan sekuat tenaga dan jiwa anda.


Keadaaan yang paling baik yaitu keadaan yang apabila anda bisa menerima apa yang anda miliki sekarang ini, seberapa banyak harta dan karya anda tidak akan kenyang jika anda merasa kurang karena kurangnya rasa syukur anda. Jadikanlah hidup anda bermanfaat untuk diri anda sendiri, untuk keluarga anda dan untuk orang lain, karena hidup tidak sendirian, hidup itu dalam ruang lingkup kebersamaan. Sehingga disitu anda mau tidak mau bisa mengatur putaran roda yang anda jalani. Jikalau kehidupan anda sekarang bukan yang terbaik, Allah pasti akan menjauhkan anda dari kehidupan anda sekarang, jadi pastikan anda yakin dengan takdir anda, agar anda mulai bisa mengatur hidup anda, mentarget hidup anda mau dibawa kemana hidup ini apakah anda hiasi dengan hal-hal yang bermanfaat atau hanya sekedar membuang waktu dengan pekerjaan yang tiada guna.

Selanjutnya baca disini => 

Post Bottom Ad

Hosting Unlimited Indonesia